Day 21 : All about love (?)

3:08:00 AM

Hello everybody :)

Udah day 21 nih! hari ini tantangannya "Mintalah pembaca untuk bertanya 5 hal mengenai cinta kepada kamu dan kamu pilih 5 pertanyaan yg kamu anggap paling menarik untuk dibahas di blog". Kira-kira pertanyaan dari iapa saja ya? Sebelumnya terima kaih banyak yang sudah meluangkan waktunya untuk memberikan pertanyaan tentang cinta kepadaku. Yuks, kita lihat pertanyaan siapa aja yang menarik untuk dijawab! Eh, tapi berhubung aku lagi rajin jadi semua pertanyaan aku jawab aja tidak apa-apa kali ya :P

Q : Seandainya nama kamu cinta, kira-kira kamu akan jadi anak yang seperti apa, sebagai pencerminan nama kamu? – Nur Aini NS
A : Seandainya nama aku cinta, aku akan menjadi anak yang selalu menebarkan cinta kepada seluruh orang.

Q : Kenapa cinta dinamakan cinta? – Aseh Prakoso
A : Aku tidak tau kenapa cinta itu dinamakan cinta, mungkin jika namanya bukan cinta bukan lagi artinya cinta. Sedangkan cinta itu sendiri adalah perasaan murni yang datang dari hati yang menimbulkan perasaan ingin memiliki, tidak ingin kehilangan, dan lain-lainnya.

Q : Apa kamu masih sodaraan sama Cinta Laura? – Topik Dwi Pandu 
A : Hahahaha, saudaraan sih. Tapi jauhhhhhhhhhh banget :D
Q : Apakah pacaran termasuk perwujudan dari rasa cinta? – Aulia Ry
A : Menurutku tidak semua orang pacaran itu mempunyai rasa cinta. Terkadang orang yang pacaran itu bisa saja hanya nafu semata. Sedangkan di dalam islam sendiri kita dilarang pacaran karena itu dosa. Nah, jika kita mencintai seseorang maka kita tidak akan menjerumuskannya ke dalam dosa besar.
Q : Apa pengalaman cinta yang paling nyesek buat kamu? – Miftah Faradisa
A : Tentang pengalaman cinta, sebenarnya aku bukan orang yang mempunyai banyak pengalaman soal cinta, namun aku banyak belajar dari orang-orang yang jatuh bangun karena cinta. Ada sih yang nyesek yaitu ketika mencintai seseorang yang mencintai orang lain. Cinta bertepuk sebelah tangan, huft.
Q : Jika kamu “Cinta”, Ingin berakhir seperti apa kamu. Koma atau titik? – Wiwi Aswan
A : Aku ingin berakhir seperti titik, sama dengan novelnya kak Benzbara “Cinta dengan titik”. Karena ketika cinta berakhir dengan titik, maka tak ada lagi hal-hal yang mampu meruntuhkan cinta itu sendiri.
Q : Jika dihadapkan 2 pilihan, kamu akan memilih cinta kepada pacarmu atau cinta pada gebetanmu yang lebih dari segalanya daripada pacarmu? – Latif Ansori
A : Pilihan yang sulit menurutku, Tetapi yang namanya hidup selalu dihadapkan dengan pilihan dan harus memilih. Yang namanya cinta, cinta itu buta. Apalagi cinta itu tidak pernah punya alasan, tanya saja dengan orang-orang yang punya cinta yang benar-benar tulus. Mengapa kamu mencintainya? Mungkin orang tersebut tidak mampu berkata-kata. Aku lebih memilih pacar, meskipun dia tidak sesempurna gebetan itu. Karena cinta itu saling melengkapi, tidak selalu menjadi orang sempurna. Cinta itu soal kebahagiaan, percuma bersama orang yang sempurna tapi tidak ada cinta sedikitpun di dalam hatimu.
Q : Pernah jatuh cinta sama sahabat enggak? – Nurul Huda
A : Belum pernah sih, soalnya sahabatku cewek semua :P
Q : Kenapa dalam cinta kita lebih pake perasaan daripada logika? – Rigilblog
A : Karena jika cinta pakai logika gak tau deh apa yang terjadi...
Q : Cinta yang benar-benar tulus itu seperti apa? – Zhie
A : Menurut aku cinta yang tulus itu adalah ketika kita mencintai seseorang tanpa syarat. Dan jika ditanya kenapa kita mencintainya? Kita tidak tau alasan kenapa kita mencintainya.
Q : Lebih mendingan cinta pada pandangan pertama atau cinta karena terbiasa bersama? – Meykke Santoso
A : Menurut ku sih cinta karena terbiasa bersama, tapi disisi lain karena aku lebih sering mengalami cinta pada pandangan pertama. Mungkin banyak orang yang tidak percaya dengan cinta pada pandangan pertama. Karena itu hanya cinta sesaat, kalo aku sendiri sih selalu bertahan lama karena cinta pada pandangan pertama.

You Might Also Like

0 comments