Bisikan Hati

6:47:00 PM


Malam ini, seperti petir yang menyambar ke dalam jiwa raga ini. Seperti bujukan yang tiada henti untuk terus menggerakkan jemari ini diatas keyboard. Teringat akan sesuatu hal yang menggerakkan hati ini untuk melanjutkan apa yang aku cita-citakan... Seperti malaikat dan setan yang mempengaruhi pikiran ini yang terus-menerus membisikkan sesuatu hal.

Malaikat : Ayo Fatimah! Bukankah kamu menginginkan menjadi penulis. Menjadi penulis yang berbagi cerita untuk pembaca. Jika kamu terus berdiam diri tanpa kamu sadari kamu menyia-nyiakan waktumu... Ribuan detik kau lewatkan begitu saja! Inikah kamu yang ingin jadi penulis? Mana? Mana? Jika ini memang keinginanmu, kejar dan buktikan kamu bisa menjadi penulis?

Setan : Ngapain kamu jadi penulis? Udah nanti-nanti aja waktumu masih banyak.

Meskipun terselip bisikan setan di dalam hati ini, tetapi bisikan sang malaikat lah yang membuat hati ini semakin bergetar. Setelah itu aku buka folder dokumen yang berjudul “Secret Admirer” di notebook ini. Kubuka dan kubaca... dan ternyata aku menuliskannya hanya selembar. Iya Cuma satu lembar? 1 Bulan yang lalu aku mengetiknya dan baru hari ini aku membukanya kembali. Kubaca perlahan dan mencoba untuk menambahkan alur ceritanya lagi. Tetapi, satu hal lagi yang membuat jemari ini terhenti seketika. Ya! Ketika aku berniat merampungkan Draft novel ini, artinya aku bersedia tenggelam ke dalam luka lama. Mengingat satu-persatu kejadian yang ingin aku tulis, seketika hati yang telah keras menjadi rapuh lagi. Meskipun begitu, “Kenangan akan selalu menjadi hal indah untuk di Ingat, bukan untuk sakit kembali ketika mengingatnya :’)”.

Ya Allah, kuatkan hati ini untuk merampungkan cerita di dalam novel ini. Sehingga aku bisa membagi cerita ini bersama para pembaca. Perlu di Ingat satu hal ketika sedang menulis adalah : Tulis apa yang kamu pikirkan! dan kata Bang Edotz  yang nambahin kata-kata dari film 5cm " Letakkan impian kamu jadi penulis tepat 5 cm di depan kening kamu".

You Might Also Like

34 comments

  1. lagi nulis novel? wahhhhhhh!!! semangat yaaa :D
    tak tunggu novelnya ada di gramedia *aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, janji ya kalo udah terbit dibeli...dibeli :p. Rampung aja belum novelnya mau terbit gimana tuh hhaahahah. tapi doain aja deh!

      Delete
  2. jangan ikutin omongan setan fatima :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya insya Allah gak ikutan omongan setan hahaha

      Delete
  3. padahal malaikat udah kasih saran begitu banyak , masak saran itu kalah sama saran setannya yang ngomong hanya sekecap saja
    semangat semangat yee :DD

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya selalu semangat, tapi terkadang menunda terus :(. Omongan setan memang lebih hebat :P

      Delete
  4. kalo menurut aku.. nulis itu yg penting sering latian.. coba deh nulis 1 cerpen, awlnya acak2an. kata2 nya nggak bagus. nanti latihan terus dan baca cerpen yang ke 20an. pasti udah beda.. kalo kata afifah afra. rahasia menulis itu cuma 3. 1. menulis, 2. menulis. 3. menulis...

    setan mah kalo menggoda manusia ahli bgt.. di suruhnya kita nunda2, yang akhirnya nggak jadi nulis. aku sering ngalamin kayak gitu soalnya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya thanks kak sarannya :) iya setan memang paling hebat dalam menggoda :(

      Delete
  5. Kalau kamu beniat sesuatu hal. tapi tanpa usaha maka niat kamu akan cepat hilang dengan sendirinya. Jadi mulai sekarang niat dan jalangkan! :D

    Ciye ... Bang Edotz disebut-sebut aku jeles fatimeh -_-"

    Eh, singgah dan follow balik blog saya ya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha ngapain jeles atuh -___- . iya udah aku follow ya

      Delete
  6. Aku juga suka nulis dan kepingin jadi penulis :'(
    tetep semangat sista! :D
    karena, kata abang aku yang kerja di penerbit, masalah males emang masalah umum para penulis :)
    jadi wajar aja kalau di tengah progres ada bisikan-bisikan sesat kayak gitu. Keep writing! ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya semangat buat nulisnya, ayo kita menjadi penulis!

      Delete
  7. aqila, wah aku senang sekali kamu memiliki cita-cita menulis. itu artinya, aku menebar kebaikan kebanyak orang lain.
    sebenarnya, malas itu bermula karena kebingungan untuk memulai menulis. maka, cara terbaik untuk menulis menurut Pramoedya Ananta Toer atau pun kata wartawan Jawa POS AS laksana kuncinya hanya satu, "menulis, menulis dan menulis"..

    ini kunjungan pertamaku lho.. follow back blogku ya...
    http://ngeblok-asyik.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul menulis dan menulis. Oh iya, udah aku followback !

      Delete
    2. sip..sip.. terimakasih ya...
      tulisannya bagus,.. insyaallah, aku akan sering berkunjung ke blogmu..
      semangat menulis,.. mari membuat buku!!

      Delete
    3. Iya :D mari kita menulis dengan hati yang tulus :))

      Delete
  8. wooooooooo DILARANG MENUNDA APA YANG JADI IMPIANMU!!! buru diselesaiin tulisannya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep! Insya Allah pasti diselesaikan haha

      Delete
  9. Widi...mantap impiannya....
    Coba deh bayangkan buku kita berdua terpampang kaku tersusun rapi di Gramed, dengan covernya yg menarik dgn stok yg sudah mulai habis

    Keep Write KAKAK

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaaa semoga ini bukan hanya bayang2 semu, nanti pasti akan menjadi kenyataan :')
      Menjadi buku best seller, yep write an write!

      Delete
  10. yang penting luangin waktunya aja buat nulis pasti novelnya bakaln rampung. semangat :))))

    ReplyDelete
  11. bujur ding bujur.... kita sama
    handak jadi penulis tapi terlalu banyak membuang waktu -,-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah makanya jangan membuang waktu tarus :D

      Delete
  12. emang ya gue sering denger dan nurutin kemauan setan, yang malas2an padahal seharusnya semangat buat nulis.

    semoga kamu semangat nulis terus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kamu juga semangat nulisnya! Yaaa, kita semua harus semangat menulis :))

      Delete
  13. Wuiihh.. Fatimah az zahra, nanti aku ditaruh di novel bisaa kalee... Jd figuran juga gak apa2 #ehh.. :3

    Iya masalah malas, jd masalah smua penulis, tp gak apa2 juga sih, soalnya drpada dipaksa nulis pas mood lagi gak bagus, nantu yg baca juga gak suka. :{D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ka erick bisa jadi bisa jadi :p nanti karakternya cowo yang penuh modus :p

      Delete
  14. Fatimah, kita punyapersoalan yang sama..aku juga pinginjadi penulis tpi kadang mau memulai menulis itu susaaaaaaaaaaaaaaaah banget syumpeh deh..nah, jadi kalo gue yak ikutan writing competitio gue tulis deadline nya kapan judul lomba apa gue tempelin di tembok dan gue paksa buat nulis buat lomba lomba itu!!! bangun pagi dan gue paksain ajah, walo menang baru sedikiit, tapi sdikit2 enjadi bukit, jadi kalo mau jadi penulis yanulis. udah itu kuncinya. Semangath, fatimah! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep! Menjadi penulis ya harus menulis. Malas memang sudah sebagian permasalahan seorang penulis :D semangat!!!

      Delete
  15. Semangat ka fatimah! :) entah knp aku selalu suka liat anak muda anak muda yang berani bermimpi, hehe. Kayaknya komentar-komentar di atas udah mewakili semuanya deh, untuk menggapai cita-cita, harus berusaha. Kalau mau jadi penulis, ya harus rajin menulis, sifat malesnya buang aja ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya anak muda sekarang memang harus bermimpi ya! Tapi jangan cuma bermimpi, kita juga harus usaha... Iya buang aja malasnya ;)

      Delete
  16. Semangat ayo semangat kak fatimah.
    Jangan mau di kalahkah oleh rasa malas. Semoga novelnya rampung. Dan aku segera mebyusul. Aaaaaa sayannya masih di belenggu rasa malas nih kak :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak, semangat! ayo lawan rasa malasnya hihihi

      Delete