Asem Manis Cinta By Blogger Energy

8:35:00 PM


Sabtu, 3 Mei 2014

Hari ini rencananya aku mau ke sekolah dulu karena ada keperluan sebentar. Keperluan apa? Biasalah mau ambil gajih dulu :P. Gajih apaan? Ya gajihlah. Hebatkan aku sekolah juga digajih loh, nggak percaya? Percaya aja deh biar ini postingan nggak panjang-panjang. HAHAHAHA
Setelah yang aku cari di sekolah, tak kunjung didapatkan akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke rumah teman. Ya sama, tujuannya juga mau ngambil uang. Yang pasti aku nggak mencuri deh ya -___-. Setelah uang ku dapatkan, dan selesai berbincang-bincang, perut kenyang, akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke gramedia.
Oh, iya aku hari ini perginya sama teman. Namanya Suli, bukan Sule. Ingat! Bahaya loh kalo kalian salah manggil nama dia bisa-bisa kesambet dan bisa langsung jatuh cinta. Aku tidak bertanggung jawab atas hal ini, maaf. Intermezzo dikit ah, si Suli ini sih kata orang-orang mirip si Fatin Shidqia Lubis. Tapi juga ada yang bilang dia mirip Ashanty. Terserah deh ya dia mau mirip siapa aja, yang penting nggak mirip sama Mpok Ati.
Setelah sampai di gramedia, aku pun langsung menuju komputer yang biasanya langsung bisa melacak dimana keberadaan buku yang mau kita cari. Hari ini, aku mau menjemput seseorang yang sudah lama nangkring di gramedia, dan tak kunjung aku jemput-jemput setelah kehadirannya beberapa bulan yang lalu. Pasti dia udah nungguin aku. Dia adalah seonggok buku yang berjudul Asem Manis Cinta. Setelah itu aku langsung mengetikkan keyword title buku “Asem Manis Cinta” di komputer. Kemudian temanku nanyain kepegawai gramedia itu.
“Mas, buku ini letaknya dimana ya?” Tanya temanku.
Kemudian si Masnya itu menghampiri kami, karena posisi tangan aku yang masih nangkring di atas meja komputer itu. Si Masnya itu kan mau mengambil posisi pengen mencarikan ulang buku Asem Manis Cinta dengan kode yang tertera. Sontak, si Masnya nggak sengaja menyentuh tangan ku. Ini beneran nggak sengaja loh, sumpah. Akward moment banget -___- Aku yang terkejut, sontak menjauhkan tanganku dan bilang “Astagfirullahaladzim”. Ini entah keberapa kalinya kejadian seperti ini, di tempat yang berbeda, dan ini nggak sengaja. Semenjak aku mengalami pubertas gitu, semua organ-organ refleks bekerja dengan sangat signifikan. Disentuh sedikit aja bisa langsung refleks deh, Mungkin karena aku bukan lagi bayi yang mudah disentuh oleh siapapun, dan mungkin jika saat aku bayi udah bisa nolak dan andai saraf refleks aku bekerja mungkin ya mungkin aku udah nolak *ini paragraf gaje banget yak -___-*. Oke lupakan tentang hal itu, yang penting ini kejadian nggak sengaja.Semacam Haptofobia ya -___-
Fat, kenapa kamu nggak nyari sendiri aja sih? Ya, aku cuma pengen memanfaatkan fasilitas yang ada aja. Kan kasian tuh pegawainya nangkring nggak jelas mending ada kerjaan kaya gini :P. Setelah itu mereka, iya mereka, yang bantuin nyariin buku ini nggak cuma 1 orang, 3 orang pegawai sekaligus -___-. Entah angin apa, angin muson, angin puting beliung, atau apa beneran aku nggak tau. Oh, mungkin karena aku bawa teman yang dia pikir itu Fatin Shidqia Lubis atau Ashanty yang tersesat di Banjarmasin. Dan nggak pulang-pulang. Atau, karena buku ini dijaga ketat oleh Naga Raksasa. Entahlah...
Sembari nungguin mereka nyariin tuh buku, aku pun berjalan-jalan di sekitar Gramedia. Eh, setelah itu malah ketemu teman lagi. Namanya, Ani. Dia suka sama komik sih. Padahal juga pengen aku pengaruhin buat beli buku Asem Manis Cinta.
“Eh, ngapain kalian disini?” Tanya Ani
“Ini mau nyari buku Asem Manis Cinta...” Jawabku sambil membuka galery handphone buat nunjukin ke Ani sampul buku Asem Manis Cinta, kali aja dia liat.
“Kayaknya, tadi aku ada liat buku itu deh” Kata Ani.
Aku juga sambil buat menemukan buku Asem Manis Cinta. Tiba-tiba ada pegawai cewek yang teriak-teriak, yang pasti dia nggak neriakin kami. Dia teriak-teriak sama 3 pegawai yang asik bantuin nyari buku Asem Manis Cinta.
“Eh, kalian satu orang dong sini bantuin aku” teriak si mbaknya  itu.
Tidak ada yang menjawab teriakan si mbaknya.
Aku dan Suli, hanya tertawa melihat kejadian itu.
“Woi, woi, satu orang dong bantuin aku sini!!!” Teriak si Mbaknya lagi untuk kedua kalinya.

Entahlah, apakah ada salah satu dari mereka yang berhenti bantuin nyariin buku Asem Manis Cinta, untuk bantuin si Mbaknya tadi. Kemudian, aku pun coba-coba lagi untuk mencari buku Asem Manis Cinta, biasanya penglihatan aku itu cepet nangkepnya. Nggak nyampe satu menit, cuma butuh konsentrasi. TARAAAAAAAAAA, aku udah mendapatkan buku Asem Manis Cinta.
“Nah, ini aku dapatttt nih bukunya” teriak ku pada si Mas yang bantu nyariin buku Asem Manis Cinta. Udah 3 orang buat mencari, nggak dapat lagi. Tapi, aku salut sama si Masnya mau-mau aja gitu buat nyariin nih Buku. Entah karena buku ini keren, atau yang pengen belinya yang keren. Aku nggak tau. Aku polos. Setelah itu si Suli becandain si Mas-Mas bertiga itu.
“Hayo, bilang apaaaaa?” ucap Suli.
“Terimaaaaa kasihhhhh” ucap mereka berbarengan. Sumpah konyol banget.
***
Setelah sampai di Rumah, aku suruh deh si Suli buat foto bareng sama buku Asem Manis Cinta. Kenapa Suli nggak beli juga? Karena dia itu bukan orang yang terlalu suka baca, atau orang yang suka ngoleksi novel-novel atau sejenisnya. Jadi nggak mungkinkan aku maksain dia buat beli, hahaha. Nggak apa-apa deh Suli nggak beli yang penting dia udah mau nemenin aku buat beli, syukur banget deh. Itulah, uniknya, aku punya teman yang terkadang nggak punya satu tujuan, tapi aku sama teman-teman tetap satu. Kami saling melengkapi, dengan perbedaan. Suli emang nggak rajin baca novel, tapi dia rajin banget deh baca isi hati orang. Dia bukan paranormal atau apa. Aku cuma bercanda.
Selca duluuu :P
 
Inii namanya Suli :D
***
Malam pun tiba...
Kebetulan malam ini malam minggu, cuaca di luar sana sangat indah bagi kaum jomblo, tapi sangat mencekam bagi yang punya pacar. Malam ini Hujan. Bagi aku sendiri sih, bukan karena aku jomblo atau apa, hujan ituuuuu indah banget. Hujan itu bikin suasana menjadi syahdu, apalagi buat para penulis yang bergantung mood pada hujan, salah satunya aku. Entah kenapa tetesan hujan itu seperti jutaan ide yang turun dan andai saja ada alat untuk merekam semua yang ada di otak. Mungkin untuk satu jam hujan, bisa bikin satu novel. Sayangnya nggak ada. Iya sayang banget.
Kemudian aku ganti Display Picture di BBM dan tak lupa untuk mengganti status di BBM. Bukan karena aku alay, ini tuh semuanya demi Keluarga Blogger, Blogger Energy. HAHAHA

Kemudian ada yang me-chat aku...
“Kak, itu ada tulisan kakak juga ya disitu” Tanyanya.
*Seketika hati hancur berkeping-keping*
“Oh, hm... nggak ada dek. Eh tapi meskipun nggak ada tulisan kakak kamu kudu beli buku ini ya-ya?” jawabku santai. Agak nyesel juga sih kemaren nggak ikut NBBE (Nulis Bareng Blogger Energy), karena alasan aku simpel. Aku bingung cinta yang absurd itu gimana, udah gitu aja. Kedengarannya sangat alibi? Memang, tapi aku berharapnya sih NBBE ke-2 bisa ikutan. Meskipun tulisan aku tak sebagus penulis lainnya,hiks.
Ada lagi yang chat...
“Fat, itu ada tulisan kamu ya disana” Tanya teman dikontak BBM aku.
“Oh, nggak ada sih” jawab ku dengan santai nggak pake emosi.
“Loh, kok kamu baik banget mempromosikan” tanyanya lagi.
“Karena itu bagian dari keluarga aku juga” jawabku lagi. Iya keluarga Blogger gitu. Apa salahnya sih mengapresiasi karya orang lain, meskipun kita tak ikut andil didalamnya pikirku.
Selang beberapa menit ada lagi yang nanya...
“De, itu ceritanya gimana bukunya?” tanya kakaknya masih melalui chat BBM.
“Oh, itu ya kak, itu ceritanya seru lohhh kak. Kalo kakak ke Gramed beli ya kak. Terus nanti jangan lupa selfie sama bukunya” Jawabku panjang kali lebar, kaya luas bangunan persegi aja. Waktu ditanya gimana ceritanya, aku bingung mau jawab apa. Orang bukunya aja belum aku buka, masih dalam bungkusan yang rapi. Tapi, tak apalah ini bukan kebohongan publik juga, berdasarkan gyerz-gyerz yang udah baca, katanya bukunya ini seru.
“Oh, iya deh nanti kalo kakak ke Gramed..” Jawab kakanya. Semoga kakak ini nggak lupa deh sama janjinya, hihihi. Kalo kakaknya belikan aku berbakat gitu jadi sales. HAHAHHAHA

Setelah selesai blogwalking, dan notebook baterainya udah low. Akhirnya, aku memutuskan untuk membaca buku Asem Manis Cinta. Sebenarnya, aku enggan banget baca. Bukan karena malas baca, tapi sayang aja gitu kalo dibuka. Untuk menikmati hujan kali ini, aku pun dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim”. Prekkkk... plastik yang tadinya membungkus buku Asem Manis Cinta sudah berhasil dibuka. Tak lupa sticker harga yang menempel di plastik bukunya aku lepaskan dengan hati-hati. Setelah itu di tempelkan di halaman terakhir bukunya. Entahlah ini kebiasaan yang nggak bisa dihilangkan. HAHAHAHA. Kalo aja teman aku ada yang nanya "Eh, Fat berapa kamu beli bukunya?". Ya setidaknya aku enggak lupa, jadi nggak bikin kepo orang :P
Dengan sangat hati-hati kubuka lembaran buku ini. Kubaca pelan-pelan. Sampai semut pun tak bisa mendengar. Ada cerita yang membuat aku tertawa guling-guling, ada cerita yang bikin aku menangis tersedu-sedu, dan menghabiskan tisu, pokoknya aku nggak mau tau yang nulis buku ini harus ganti semua tisu yang aku habiskan :P. Sesuai dengan judul buku ini “Asem Manis Cinta”. Cerita yang dihadirkan di dalam buku ini pun bervarian rasa, ada asem, ada manis, bahkan juga ada yang pahit. Malam minggu kali ini memang terasa syahdu, ditemani hujan dan buku Asem Manis Cinta. Pokoknya, recommended banget deh ya buku ini buat kalian yang lagi nggak tau pengen ngapain. Yaudah pergi ke Gramedia terdekat dan ambil buku Asem Manis Cinta, Jangan lupa bayar!

Aku suka kutipan dari para Ranger
“Ini adalah sebuah KEBERSAMAAN. Tak akan ada kebersamaan jika kita tak BERSAMA, mengapa harus bersama? Krena kita semua SAMA. Tak ada hal besar yang diciptakan sendirian, minimal ada sebuah support dari sesama, untuk BERSAMA, menuju KEBERSAMAN”

You Might Also Like

21 comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. jadi ngiri nih pengen punya bukunya " Asem Manis Cinta " .
    kayak nya , isi nya bikin penasaran banget , woii lemparin satu dong bukunya itu kan banyak :v hehehe .

    pegawai nya nggak nemuin malah yang nemuin pembeli nya sendiri hehehe , paling sangking langka nya buku blogger Energy kah ?? , ah payah tu pegawai " pecattt " :v hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli aja, bib. Gak mahal mahal amat kok :)

      Delete
    2. Kalo aku yg punya toko udah dipecattttt kalii..

      Iya beli aja nggak mahal kok :P

      Delete
  3. hehe...kayaknya asik juga ceritanya,,,
    kenapa ngga ngajak-ngajak aku belinya...

    pengin beli tapi ...lagi ngga ada duit,, pinjam boleh? haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh banget, dengan senang hati tiwulll

      Delete
  4. Itu gramedia di mana? Di Duta mall apa Veteran? Kalo di Veteran aku juga pernah kayak itu, lambat banar pegawainya menariakan sampai mengiau kawanannya juga.

    Cieee yang tangannya bersentuhan unyu sama pegawainya, cieee... tapi bungas kada orangnya?

    Oh, iya kita punya kesamaan, tiap kali beli buku harga bukunya selalu ditempelain di belakang, alasannya juga sama, biar gak lupa harganya kalo ada yang nanya, tinggal buka halaman belakang aja.

    Pokoknya kada mau tahu, km harus umpat di NBBE, biar bisa dijadiin DP, dan gak nyesek-nyesek banar kalo ada yang ngechat, "di situ ada tulisan kakak gak?"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diveteran ka ae -__-

      bungas kada yuuu? wkwkkwk

      ulun kira ulun ja yg punya kebiasaan kaytu wuahahha *tosss*

      Doain ya semoga bisa ikut NBBE kak :D

      Delete
  5. Itu kata2 Suli ngehe banget ya -,-
    “Hayo, bilang apaaaaa?” ucap Suli.
    “Terimaaaaa kasihhhhh” ucap mereka berbarengan.
    Asli ngehe banget hahaha
    Tp Mantep ceritanya, walaupun gak ada namamu d buku, km tetap semangat mempromosikan, Hebat.
    Ini semua karena Blogger Energy bukan komunitas blogger biasa :D

    ReplyDelete
  6. Cieee akhirnya kesampean juga ya dapetin buku Asem Manis Cinta-nya. Meskipun harus nyusahin 3 pegawai dulu. Dan malah akhirnya kamu yang dapet sendiri. Hahaha. Emang perjuangan ngedapetin buku itu pada unik-unik. Ada yang rela nyisihin uang jajan sebulan, rela nggak internetan, rela muterin 3 tokbuk, tapi ada juga yang beruntung. Niatnya beli buku lain, tapi nggak sengaja nemu jadi langsung beli.

    Dan, isinya emang seru banget! Nggak nyesel deh beli buku itu. Pokoknya nbbe-2 harus ikut yaa. Biar tambah seru, biar tambah rame, dan biar nggak nyesek juga kalo ditanyain :D

    ReplyDelete
  7. aaaa Fatimah lama gak bekunjung
    template baru yaaa

    tulisan kamu juga semakin bagus, mengalir gitu,

    Duh Suli ya/? Aku panggil Sule boleh? hehee masa sih dia mirip Fatin? hmmmm

    itu kasian bgt petugasnya yg nyariin buku Asem Manis Cinta
    tapi lebih nyesek lagi saat ditanya apa kamu ikut nulis di buku tsb? Oh aku tau perasaanmu Fat, sabar eeeaaaaa
    ada tulisanku kan disitu? hehe

    sukses buat Fatimah yg udah beli bukunya, jgn lupa ntar NBBE 2 ikutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. AAAA, Kak Mei baru nongol juga hahahha

      Iya tulisan kakak ada disana hahha, keren kak ceritanya :D

      Sip, doain aja ya

      Delete
  8. Wah Fatimah kern banget mau support karya anak BE ,,
    pencarian yang enggak mudah juga ya~

    udah bantuin promo, udah nulis tentang asem manis cinta di blog... bener2 keren banget!

    Fatimah keluarga BE teladan niiiiih~~

    ReplyDelete
  9. cieee akhirnya dapet juga setelah sekian lama menunggu dan melakukan pencarian hahahaha..dan gue suka sama background bukunya itu lho, anti-mainstream!! jadi kamu ke sawah dulu, terus fotoin buku. NIAT!! keren dah cc

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuahahha, ada juga yang muji hasil jepretan aku :D

      Itu dibelakang rumah kak hehehe

      Delete
  10. rasa apa pas disentuh pegawainya ? :D hahahahahha


    itu si suli beneran mirip sama fatin :0 . eh .... emang ya ada-ada sajah kebiasaan orang waktu buka buku baru sebelum dibaca. ada yang nyium aromanya dulu. ada yang buat bantal dulu. dan kamu juga aneh. nempelin harga dulu -____-.....

    kalau aku sih biasanya langsung baca. mungkin karena cwowok kali ya jadi gak mau ribet. :D ....

    ReplyDelete