Surat Untukmu yang Dulu Pernah Tinggal di Hatiku

8:52:00 PM 5 Comments A+ a-


Hai, kamu yang dulu pernah tinggal dihatiku dan sampai sekarang pun kamu masih tetap tinggal dihati ini. Meski semua yang telah kita lalui telah menjadi kenangan. Tapi tetap saja aku sulit untuk melupakanmu. Setiap langkahku masih dipenuhi oleh bayang-bayangmu. Sekalipun seseorang telah menggantikanmu. Yang harus selalu kau tau kau terlalu indah untuk dilupakan. Meskipun pada akhirnya kita harus menjadi aku atau kamu. Bagaimanapun dihati ini masih ada kita. KITA!

Jika untuk mengenalmu cuma butuh waktu sehari, tapi untuk melupakanmu mungkin membutuhkan waktu berhari-hari. Tidak! Berhari-hari pun ternyata semua kenangan yang kita lalui masih membekas. Aku masih ingat bagaimana caramu menatapku, caramu tersenyum, caramu merayuku saat aku marah padamu. Ah, bagaimana bisa aku melupakanmu bahkan setiap detail wajahmu saja masih ku ingat. Memang benar yang terindah susah untuk dilupakan. Berbohong jika aku harus membencimu secepat kilat. AKU BENCI KAMU! Aku benci kamu karena mengapa sampai sekarang kau masih tetap betah untuk tinggal di hatiku. Mengapa? Aku tidak membutuhkan jawaban ini dari orang lain, tanpa harus membohongi perasaanku sendiri. Im still loving you :’)

Oh iya, aku sampai lupa menanyakan kabarmu. Aku pikir tanpa harus aku menanyakannya mungkin kau disana baik-baik saja---atau bahkan sudah bahagia. Sekarang kamu lagi ngapain? Jika dulu saat kita bersama, mungkin kau juga akan menanyakan hal yang sama “kamu lagi apa?”. Jika sampai hari ini masih sama pertanyaan yang kau tanyakan. Maka aku akan menjawabnya, aku sedang menuliskan surat untukmu dan sedang tertatih merapikan kenangan kita yang berserakan. Ah, aku masih saja suka mengucapkan kata kita, meskipun semuanya telah berakhir. 

Jika kemaren saat kita memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini. Mungkin hubungan kita telah terdefinisikan : BERAKHIR. Tapi dalam kamus hidupku tidak ada kata berakhir. Hanya saja aku dan kamu tak lagi menjadi kita. Kita yang selalu bersama, kita yang selalu menghabiskan waktu senggang, kita tertawa bersama, kita berbagi canda bersama. Sekarang kita telah menjadi aku atau kamu. Kamu yang bahagia disana, aku yang sedang sibuk merapikan kenangan kita. Bahkan saat aku dan kamu tak lagi menjadi kita. Tak ada lagi kata BERSAMA di antara kita. Bagaimana mungkin kita bersama sementara semuanya sudah berakhir?

Kamu yang selalu memberikan hal-hal manis untukku. Hal-hal manis yang mungkin orang lain menganggapnya hal biasa, tapi bagiku itu adalah luar biasa. Kamu yang seperti butiran gula yang mampu membuat rasa kopi tak lagi pahit. Kamu yang selalu membuat hari-hariku lebih berarti. Kamu yang seperti pelangi saat hujan reda. Kamu, kamu, kamu yang tak bisa terdefinisikan oleh perasaanku sendiri. Hingga kamu tak bisa kulupakan secepat kilat.

Setelah kau memberikan semua kenangan di hidupku, rasanya aku tak pantas untuk mencacimu. Lebih baik aku mengucapkan beberapa ucapan terima kasih yang “mungkin” dapat membuatku lebih baik dan bersyukur sempat memilikimu.
1.      Terima kasih telah hadir di kehidupanku.
2.      Terima kasih atas ucapan selamat malam di penghujung tidurku.
3.      Terima kasih atas semua kenangan yang kau lukiskan.
4.      Terima kasih telah menyambut pagiku dengan hangat.
5.      Terima kasih telah membuatku tersenyum dengan tingkah lakumu.
6.      Terima kasih telah membuat hariku lebih berwarna.
7.      Terima kasih atas waktu yang kau berikan.
8.      Terima kasih untuk khayalan masa depan yang sering kau janjikan.
9.      Terima kasih telah membuatku merasa menjadi orang yang dibutuhkan.
10.  Terima kasih sudah sabar menghadapiku.
11.  Terima kasih sudah pernah mempertahankan meski akhirnya kau pergi.
12.  Terima kasih sudah pernah mengisi hatiku.
13.  Terima kasih selalu ada di saat aku membutuhkanmu.
14.  Terima kasih selalu memberi meski tanpa diminta.
15.  Terima kasih selalu mengerti perasaanku.
16.  Terima kasih telah mengajarkanku ketulusan.
17.  Terima kasih mengajarkanku bagaimana rasanya dicintai.
18.  Terima kasih mengajarku bagaimana rasanya kehilangan.

Sebelum kita akhirnya berpisah, begitu banyak hal yang kita lalui. Kira-kira masih ingatkah kamu dengan hal-hal kecil yang pernah kita lakukan? Mungkin mengingat hal-hal yang pernah kita lakukan itu seperti membuka luka lama. Bukan! Aku tidak setuju jika orang lain mengatakan mengingat kenangan bersama seseorang yang dulu pernah tinggal atau bahkan bersama itu membuka luka lama. Karena menurutku, bagaimanapun kenangan itu tidak untuk dilupakan. Tetapi mengingatnya jika merindukan. Bahkan kau yang dulunya pernah tinggal dihatiku, menurutku kau adalah orang yang paling terindah. Jika orang lain mengatakan itu adalah mantan terindah. Aku cukup setuju. Karena hingga sampai saat ini kau masih tetap tinggal dihatiku, meski semua yang kita lalui telah menjadi kenangan. Kenangan terindah yang tidak akan pernah terlupakan.

1.      Apkah kau ingat pertama kali kita bertemu?
2.      Apakah kau ingat bagaimana awal aku dan kamu akhirnya menjadi kita?
3.      Apakah kau ingat saat kita menari di atas hujan bersama?
4.      apakah kau ingat saat menemaniku menunggu hujan hingga reda?
5.      Apakah kau ingat saat kita tertawa lepas bersama?
6.      Apakah kau ingat saat kita berbagi kesedihan, dan berakhir dengan pelukan hangat?
7.      Apakah kau ingat saat menemaniku hingga terlelap diujung telepon sana?
8.      Apakah kau ingat saat memberikan surprise di hari ulang tahunku?
9.      Apakah kau masih ingat pernah mengatakan “mencintaiku selamanya?”
10.  Apakah kau masih ingat saat kita mengucapkan janji “selalu bersama untuk selamanya?”
11.  Apakah kau masih ingat semua hal yang telah kita lalui?


Jika ada orang yang mengatakan aku adalah orang yang paling bodoh. Maka aku tidak akan memarahinya, tapi aku akui aku memang bodoh. Kebodohan apa yang sering dilakukan seseorang. Kebodohan yang mungkin tak bisa di definisikan. Mengharap sesuatu yang telah pergi. Kecil kemungkinan untuk mereka kembali.

Lebih bodoh mana dengan membenci orang yang dulu pernah bersama kita? Membenci mereka yang pernah melukiskan sederet coretan-coretan kenangan yang mungkin indah untuk di ingat. Membenci mereka yang dulu pernah membuat kita tertawa, sebelum akhirnya selalu menangis. Tanpa mereka kisah hidup kita tidak akan seperti ini. Banyak hal yang perlu kita syukuri sempat memilikinya, sebelum akhirnya kita tak lagi memilikinya. Bodoh jika aku harus membencimu lebih lagi, karena sebelum ini aku pernah mencintaimu. Bodoh jika aku mengatakan aku menyesal telah mengenalmu, karena sebelum ini aku pernah mengenalmu. Bodoh jika aku  tak ingin tau kabarmu lagi, bodoh jika aku berkata tak lagi mengharapkanmu, bodoh jika aku tak ingin mengulang kebersamaan kita. Bodoh jika aku harus membohongi perasaanku sendiri.


Meskipun cepat atau lambat mungkin kenangan kita akan tenggelam ditelan massa. Jika nanti ada seseorang yang mampu mengantikanmu, kau akan tetap jadi mantan terindah yang pernah aku miliki.Ada hal yang mungkin ingin aku tanyakan padamu : Masihkah kau mengingatku sampai hari ini? Masihkah kau mengingat kenangan yang kita lalui? Masihkah kau merindukanku seperti saat kita bersama? Masihkah dihatimu ada aku?

Surat ini sengaja aku tuliskan untukmu, untukmu yang terindah. Meskipun kau tak lagi memberikan hal yang indah sampai hari ini. Tetapi setidaknya kau pernah melukiskan coretan yang paling indah. Meskipun kita tak lagi bersama dan tak lagi menjadi kita. Sampai hari ini aku masih mengingatmu. Sudah kukatakan terlalu berbohong jika aku melupakanmu secepat kilat. Semoga kau tak pernah menyesal mengenalku, apalagi aku. Never will to regret.
 
Mau dikatakan apa lagi
Kita tak akan pernah satu
Engkau disini
Aku disini
Meski hatiku memilihmu
Andai ku bisa
Ingin aku
Memelukmu lagi
Oh...dihati ini
Hanya engkau mantan terindah yang selalu kurindukan
(Mantan terindah – Kahitna)
Sincerely,
Your Best Lover

Tulisan ini di ikutsertakan #RegasGa


Hi i am Fatimah | 5 September 1996 | Love the color blue, pink, and white | Love Elmo very much | Lets make friends with me ❤

5 comments

Write comments
Adittya Regas
AUTHOR
July 5, 2014 at 12:37 AM delete

maaaauuu dikatakaaakan apalagihhhh kitahhh tak akan pernah satuhhikkhikk *meluk mantan*

asik tulisannya, ini cewek banar haha x))

Reply
avatar
FatimahAqila
AUTHOR
July 19, 2014 at 3:16 AM delete

Iya, thanks udah berkunjung :)

Reply
avatar
FatimahAqila
AUTHOR
July 19, 2014 at 3:54 AM delete

Benyanyikah ka? hahhaa

yaiyalah ulunsss nihh cewekkk lain cowok makanyaa tulisannya cewek banar :P

Reply
avatar
August 23, 2014 at 4:57 PM delete

kerenn faa, dalemmm banget kata-katanyaaa~ 👍 aku sukaa...
Ciyehh yg masa lalunya susah dilupain hehe

Reply
avatar