BELAJAR IKHLAS MENERIMA SEGALA HAL, MESKIPUN TERKADANG SULIT

3:24:00 AM



Pernah gak sih kamu berada di posisi sedang terpuruk. Ternyata hal yang tak kamu inginkan terjadi, ekpektasi kamu yang sudah luar biasa seakan-akan kemungkinan buruk tidak akan terjadi. Tapi, suatu hari ekpektasi tak selalu sesuai realita. Hal-hal terjadi begitu saja tak sesuai apa yang kamu inginkan? Sedih, kecewa. Pasti! Pasti akan kamu rasakan.

Tapi, mau gimana pun ketika nasi sudah menjadi bubur. Kata orang mah kalau udah jadi bubur, ya mau gimana yaudah makan aja. Nikmatin dan habisin. Mungkin sama halnya ketika sesuatu hal tak sesuai keinginan. Belajar ikhlas dan menerima apa yang terjadi.


Pernah gak sih ketika lagi bahagia, lalu tiba-tiba kepikiran sesuatu hal buruk terjadi. Entah terjadi pada aku sajakah atau ini terjadi pada orang lain juga? Entah hanya sebagian sikap overthinking sajakah, atau ini justru normal-normal saja? Entah apapun itu. Aku sering memikirkan hal-hal buruk terjadi jika aku sedang bahagia. Alam bawah sadarku terkadang seakan-akan menyeretku untuk "tidak usah terlalu bahagia berlebihan". Ada benarnya juga terkadang, because that too much can you hurt so much.

Ketika pikiranku sedang terlalu liar memikirkan kemungkinan buruk terjadi, yang aku pikirkan hanya bagaimana "belajar ikhlas dan menerima jika itu terjadi". Huh! Kalau dipikir-pikir terlalu sulit untuk menerima sesuatu hal kemungkinan buruk terjadi jika kita sedang terbuai sama yang namanya bahagia.



Kira-kira aku sanggup gak ya melewatinya kalau itu terjadi?

Kira-kira aku bakal sesedih apa ya?

Dan banyak kira-kira lainnya yang kalau dipikirin perlahan-lahan semakin membuat si pemikiran overthinking ini pusing. Memang, overthinking will kill you.


Ngomongin hal-hal apa saja yang terkadang bikin kepikiran itu misal kalau sedang mengikuti lomba atau apa. Aku sering kepikiran duh kira-kira aku bisa gak bersaing sama peserta lain ya. Kira-kira aku kompeten gak ya? Terus hal lainnya misal kepikiran kehilangan orang yang disayang. Orang tua, sahabat, atau orang yang tersayanglah ya. Whateverlah ya! Pokoknya hal-hal yang tak sesuai harapanlah ya.


Lagi-lagi namanya kepikiran terlalu jauh itu gak baik buat si overthinking kek aku ini. Bahaya euy, mikir sendiri, terus jawabannya ngegantung. Karena, memikirkan sesuatu hal yang belum tentu terjadi. Ya jelaslah bikin stress. Iya tau sih ini namanya penyakit yang dibikin-bikin. Tapi gimana ya. Sedikit banyak terkadang bikin kepikiran banget.


Balik lagi, terkadang sebagaimana liarnya overthinking yang aku rasakan. Ya kembali lagi intinya "Belajar ikhlas dan menerima" jika hal itu bisa saja suatu saat terjadi. Kalau dipikiran ya emang gak ada habisnya sih jelas jawabannya tidak sanggup, gak akan ikhlas, gak akan menerima. Tapi, perlahan ketika sewaktu-waktu hal buruk terjadi ternyata hati kita hanya perlu latihan untuk belajar ikhlas dan menerima.


Mungkin, pada awalnya akan sulit menerima hal-hal buruk yang terjadi dihidup. Mungkin pada awalnya terlalu sulit menerima. Lagi-lagi hati ini hanya perlu latihan menerima kemungkinan-kemungkinan buruk terjadi. Bukannya suudzon, terkadang untuk melatih diri siap siaga menerima kemungkinan buruk terjadi ada untungnya kan? Ya setidaknya kita bisa mengontrol kecewa agar kiranya tak berlebihan.


Dear, hatiku atau perasaanku. Jika suatu waktu terjadi hal buruk tak sesuai harapanmu. Jangan menyalahkan keadaan apalagi dirimu sendiri. Terkadang ada hal yang diluar kendalimu. Tugasmu saat itu hanyalah belajar ikhlas dan menerima. Karena, ketika kamu belajar ikhlas dan menerima ada kebahagian yang berlebih menantimu. Tersenyumlah dan jangan biarkan kecewamu lebih besar daripada semangatmu untuk esok hari.

You Might Also Like

16 komentar

  1. Sulit memang untuk bisa belajar ikhlas dan menerima. Kalau saya masih banyak perlu latihan, perlu tangisan dan juga perlu waktu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huuu, sama sih mba aku juga masih harus belajar terkadang untuk menerima hal-hal yang tak sesuai harapanku. Semangat!

      Delete
  2. Jadi sedih Dan Baper baca tulisan fatimah nih. Hal buruk memang bisa saja terjadi kapan saja. Ikhlas juga tidak murah hiks.tapi ada upaya pasti agar sedih tak berkepanjangan.
    Tetap semangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba aku nulis ini juga baper wkwkwkk. Intinya mau atau tidak ikhlas itu emang harus ditumbuhkan. Karena, pada saat kita gak ikhlas sama sesuatu hal malah jadi menghambat kebahagiaan

      Delete
  3. Iya kadang hal yg kita hrapkan ga sesuai dgn kenyataannya, yang pnting jgn lupa utk terus brsyukur karena dgn bersyukur rasanya jauh lebih lega dan plong hehe

    ReplyDelete
  4. ikhlas 6 huruf, dingsanaknya sabar. nyaman disambat tapi berat oy menjalanakannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah bujur banar mba ai berat menjalankannya. Tapi, tetap berusaha dan belajar untuk ikhlas dengan semua hal

      Delete
  5. Setuju sih, kadang mau gmnpun kita harus tetap menjalani semuanya dengan lapang dada dan menjadikan pembelajaran. Semangat !

    ReplyDelete
  6. Setiap orang pasti pernah mengalami masa2 terpuruk seperti ini. Terkadang memang harus dilalui meski sama sekali tdk menyenangkan. Jika ikhlas, semuanya akan berhasil dilalui dg baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, semua orang pasti akan mengalami fase dengan hal-hal yang mungkin bisa saja tidak bisa diterimanya dengan ikhlas. Tapi, balik lagi walau bagaimanapun ya tetap harus ikhlas

      Delete
  7. Fatimah,biasanya aku mampir ke blog ini baca ttg traveling atau review. Kali ini bahasannya lebih mendalam. Dari banyak kejadian gak terduga gini, bikin kita jadi makin dewasa dan jelas makin tunduk sbg hamba-Nya ya karena ternyata, apalah kita ini, hanya hamba yang ternyata tidak bisa memprediksi apapun. Keep spirit dan badai pasti berlalu, ya kan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkkwkw lagi mood ngebahas tentang perasaan mba. Bener banget terkadang hal-hal yang tak terduga itu bisa kita jadiin pelajaran, meski ada waktunya kita belum bisa menerima. Intinya setiap yang kita lalui adalah tentang belajar. Selalu semangat!

      Delete
  8. Benee banget, jangan membiarkan diri ini kecewa teelalu dalam. Harus semangaaat dr pd kecewa dan menyesalinnya.

    Salam,

    www.rizkyashya.com

    ReplyDelete

Pena Blogger Banua

PENABLOGGERBANUA

Blogger Perempuan Network

Blogger Perempuan

FEMALE BLOGGER BANJARMASIN

FEMALE BLOGGER BANJARMASIN