TIPS MELAYANI KONSUMEN ATAU PELANGGAN DENGAN BENAR

10 comments

 


 
Hallo, kali ini ketemu lagi nih di FBB Kolaborasi dengan tema Hari Pelanggan Nasional. Sebelumnya, apakah kamu tau tentang Hari Pelanggan Nasional Ini? Konon hari pelanggan nasional diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pelanggan. Karena, bagi pelaku bisnis atau yang memiliki usaha dalam bidang jasa pastinya berhubungan erat dengan namanya pelanggan Kalau tidak ada pelanggan entar sepi dongs! Hahaha

Nah, mumpung di hari pelanggan nasional ini aku sebagai yang pernah menjadi konsumen ataupun pelanggan tentunya mengharapkan pelayanan yang terbaik. Jujur ya, kalau dapat pelayanan yang ternyata nggak sesuai harapan atau justru malah nggak bagus bikin mikir beberapa kali untuk setia menjadi pelanggan toko atau apapun itu. Yuk, apa aja sih tips biar para pelaku bisnis atau pelayanan bisa menerapkannya dan konsumen atau pelanggan tidak lagi kabur atau justru malah kapok.

Terapkan Metode 3S (Salam, Senyum, Sapa)

Ini merupakan hal pertama yang penting banget ketika ada orang yang ke tempat kita baik sebagai pembeli atau yang menggunakan jasa kita.  Jadi ada baiknya, beri salam terlebih dahulu ke konsumen/ pelaanggan, setelah itu berikan senyuman, dan kemudian sapa  “Ada yang bisa saya bantu Pak/Ibu?”. Terkadang kalau sudah diberi first impression seperti ini, konsumen kita bakal  merasa senang loh. Hal sepele sih kelihatannya, tapi ini dampaknya besar banget. Jadi tidak heran kalau biasanya orang-orang yang kerjanya di pelayanan selalu menerapkan hal ini.

Jelaskan Prosedur Yang Mereka Tidak Mengerti

Terkadang, tipe konsumen yang datang ke tempat kita itu beragam. Dari yang tua dan yang muda, dari Bapak-Bapak atau Ibu-Ibu. Dan juga dari berbagai kalangan, mungkin ada saatnya ternyata konsumen yang ada dihadapan kita “Kurang mengerti dengan prosedurnya.” Jadi, ada baiknya kita harus menjelaskan ke mereka dengan pelan dan bahasa yang dapat di mengerti oleh mereka.

Layani Dengan Ramah

Bagaimanapun bentuk konsumen yang datang, selalu usahakan melayani dengan ramah. Kebayang nggak sih dilayani dengan tidak ramah bikin konsumen kabur loh. Dan, biasanya ini bakal jadi pertimbangan konsumen juga untuk menjadi pelanggan setia atau justru malah kapok. Oh iya, bagian dilayani dengan tidak ramah ini aku paling bete loh. Karena, kalau udah dijudesin bawaannya males banget. Kalian ada yang kayak gini juga nggak?

Ngomongin pelayanan yang tidak ramah ini, pernah bulan lalu aku membawa kucing ke sebuah Petshop ditempatku. Pada saat itu, ternyata dokter yang untuk mengobati kucingnya sedang tidak ada/ pergi ke luar kota. Saat itu aku sedang riweuh bangetkan, megangin kucing yang dia juga udah pengen lepas gitu. Eh, malah disuruh si Mbaknya menghubungi dokternya dong. Padahal, kenapa enggak mbaknya aja coba yang menghubungi? Masa aku yang belum kenal sama Dokternya malah disuruh menghubungi? Aneh banget.

 

Nah, itulah beberapa tips yang dapat dilakukan buat kamu yang memiliki usaha/ pelayanan di bidang jasa. Jangan sampai konsumen kamu kabur yak, yuk mulai sekarang layani konsumen/pelanggan dengan cara yang benar. Lalu, apa pengalaman kamu yang paling menarik di hari pelanggan nasional ini? Yuk, ceritakan di kolom komentar.

FatimahAqila
Hi i am Fatimah | 5 September 1996 | Love the color blue, pink, and white | Love Elmo very much | Lets make friends with me ❤

Related Posts

There is no other posts in this category.

10 comments

  1. Pernah, aku nanya nanya ke seorang penjual online. Baru pertanyaan kedua, sudah tidak mau menjawab lagi. Waktu pertanyaan pertama juga slow respon banget. Jadi mikir apa salah daku? Huhu.

    ReplyDelete
  2. Salah satu munculnya pertikaian dalam pelayanan adalah kesalahpahaman antara konsumen dan penyedia layanan jasa karena ketidaktahuan akan prosedur. Setuju banget sih sama poin no. 2

    ReplyDelete
  3. Memang jaman sekarang ini kita semua harus banyak belajar, dari pemasaran digital dan pelayanan digital, namun karakter manusia dalam melayani dan dilani menjadi hal yang terus saling dipromosikan sebuah metode yang benar. Walau dalam setiap prakteknya, peranan proses pendewasaan dan emosi seseorang pada saat waktu tersebut memiliki peranan dari kunci permasalahn. he,, he,he,

    ReplyDelete
  4. Soal ramah dan senyum ini benar banget wkwk. Kalau belis esuatu tapi penjualnya enggak senyum, rasanya gimana gitu. Jadi ingat penjual martabak depan komplek #ups

    ReplyDelete
  5. Aku paling dongkol kalau ada pelayan yang kurang ramah. Hehehe. Rasanya tuh kaya kapok gitu walaupun harga disitu murah. Tapi begemana yak kesel sih hahahaha
    Dulu pernah ikut seminar usaha sebelum pandemi. Mereka menjelaskan ujung tombak usaha ada pada pelayanan

    ReplyDelete
  6. Saya juga setuju kalau pelayanan yang ramah itu penting. Butuh produk dengan kualitas yang sangat luar biasa bagi penjual yang judes agar saya sebagai pelanggan tidak kabur, ehehehe.

    ReplyDelete
  7. Kalo dilayani dengan ramah tuh rasanya nyyeesss banget. Kd jara mun jr orang Banjar hehe.

    ReplyDelete
  8. Bener banget mba, 3S itu sangat penting buat pelayanan pelanggan. Aku sendiri paling kesel kalau yang ngelayajin g ramah, kadang aku g jadi beli ditempat itu kalau penjualnya judes dan jawannya ketus. ..

    ReplyDelete
  9. kalau belanja offline pelayanan dari pemilik toko atau karyawannya memang lumayan mempengaruhi pembeli. dulu pernah ada toko komputer yang harganya murah tapi istri pemiliknya jutek banget sama pelanggannya. kalau nggak murah kayaknya nggak bakalan beli di situ, hihi

    ReplyDelete
  10. pelayanan yang ramah ini emang ngaruh bgt ya. di egala sektor sih, jasa juga. termasuk dokter. aku kmrn bbrp x konsul ke dokter A krn memang terusin pas opname gt..tp kmudian langsung pindah nyari dokter yang ramah dan enak ngobrolnya, alhmadulillah ketemu dokter B hahaha. penting bgt kan ramah sama pasien alias pelanggan,,,

    ReplyDelete

Post a comment